Cover letter merupakan salah satu cara yang tepat untuk mempromosikan diri Anda kepada recruiter. Maka, penting untuk memperhatikan proses pembuatannya sebelum cover letter tersebut berada di tangan HR yang melakukan seleksi kandidat.
Namun yang kerap menjadi masalah, hanya sedikit orang yang benar-benar tahu tata cara membuatnya. Perlu dipahami, ini jelas merupakan kesalahan besar.
Sebagai media yang dipergunakan untuk memperlihatkan potensi diri pada perusahaan, tentu cover letter tidak boleh dibuat secara sembarangan.
Berdasarkan studi yang dilakukan LinkedIn, 18% manajer perekrutan mengatakan bahwa mereka menolak pelamar kerja hanya karena surat lamaran yang mereka kirimkan lemah.
Maka, untuk dapat memperkuat isi cover letter Anda, di bawah ini kami berikan cara bikin cover letter yang mudah dicoba namun menarik di mata recruiter.
6 Cara Bikin Cover Letter Anda Menjadi Menarik
Ada beberapa cara yang penting untuk diperhatikan dalam membuat cover letter, dan sebenarnya tips semacam ini sudah banyak tersebar. Hanya saja, terdapat beberapa tips yang sulit untuk diikuti oleh pemula.
Dibandingkan langsung mengarah ke cara sulit tersebut, ada baiknya mulai belajar dari awal. Di sini akan kami berikan step by step mengenai hal yang perlu dipelajari pemula ketika akan membuat cover letter.
1. Lakukan Riset Mengenai Posisi dan Perusahaan yang Dituju
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam cara bikin cover letter adalah riset. Perlu diketahui, riset ini dilakukan dengan diarahkan pada beberapa hal. Pertama, Anda perlu melakukan riset terhadap posisi yang diminta.
Pastikan cover letter tersebut menjelaskan kalau Anda benar-benar memahami posisi tersebut. Selain itu, penting juga untuk melakukan mini riset terhadap perusahaan. Cara termudahnya adalah dengan membuka website atau sosial media perusahaan tersebut.
Cara ini penting agar Anda memahami karakter perusahaan yang akan dilamar, sehingga pembuatan cover letter bisa disesuaikan dengan karakter perusahaan yang hendak Anda tuju.
2. Tuliskan Pembukaan yang Efektif
Walaupun tidak ada struktur resmi dalam pembuatan cover letter, namun biasanya setiap orang memiliki beberapa kata yang disimpan di bagian awal. Di sini Anda perlu memastikan kalau kata pembukaan tersebut menarik.
Pastinya, recruiter ingin mempekerjakan orang-orang yang peduli dengan apa yang mereka lakukan.
Jika memulai cover letter dengan membicarakan minat Anda dan kaitannya dengan pekerjaan, itu berarti Anda memberi tahu rekruter bahwa Anda akan menjadi karyawan yang terlibat dan termotivasi yang kemungkinan besar akan bertahan.
Selain itu, ini merupakan cara yang baik untuk memberi tahu perusahaan sedikit tentang siapa Anda sebagai pribadi. Maka buatlah sejujur mungkin dan realistis.
3. Buatlah Menjadi Singkat, Padat, dan Jelas
Menurut Coursera dalam “How Long Should a Cover Letter Be and What Should Be Included?“, cover letter umumnya berukuran antara setengah halaman dan satu halaman penuh.
Dengan begitu Anda harus menargetkan jumlah kata pada cover letter sebanyak 250 hingga 400 kata dan sekitar tiga hingga enam paragraf.
Merupakan kesalahan jika menganggap kalau setiap cover letter akan dibaca hingga selesai oleh recruiter. Perlu diketahui, recruiter memiliki tugas yang sangat banyak. Oleh karena itu, jangan melakukan kesalahan dengan membuat cover letter panjang.
Semakin singkat cover letter maka hal tersebut semakin baik. Tetapi ingat, pastikan tetap memerhatikan kualitas cover letter tersebut. jangan sampai hanya membuat cover letter yang singkat tetapi keberadaannya tidak menjual.
4. Ingat, Cover Letter Berbeda dengan CV
Beberapa orang sering melakukan kesalahan dengan menyamakan antara CV dan cover letter. Namun perlu dipahami CV dan cover letter adalah dua hal yang berbeda.
Ketika membuat CV, seseorang akan mendeskripsikan dirinya dengan sedetail mungkin sehingga pihak perusahaan akan mengetahui seperti apa pelamar tersebut. Namun dalam cover letter, kondisi detail tersebut tidak terlalu penting.
Anda hanya perlu memastikan kalau cover letter yang dibuat sesuai dengan keinginan perusahaan. Oleh karena itu, hal-hal yang berhubungan dengan keinginan perusahaan dan apa yang tidak sesuai bisa dilupakan dalam pembuatannya.
5. Membaca Kembali Apa yang Telah Ditulis dalam Cover Letter
Ketika membuat cover letter, ada beberapa orang yang langsung mengirimkannya ketika sudah selesai. Biasanya ini dilakukan karena perasaan senang yang muncul ketika cover letter tersebut selesai. Terlebih lagi, membuatnya juga memang tidak mudah.
Tetapi ingat, hal tersebut tidak dianjurkan untuk dilakukan. Dalam membuat cover letter, Anda perlu membaca kembali setelah tulisan selesai. Nantinya cara ini akan berguna supaya cover letter yang dibuat bisa lebih sesuai dengan keinginan.
6. Ikuti Petunjuk Lowongan Kerja yang Anda Lamar
Beberapa perusahaan memberikan petunjuk pembuatan cover letter dalam lowongan yang dibuat. Maka perlu Anda pastikan kalau petunjuk tersebut telah dibaca hingga selesai. Jangan sampai ada hal-hal yang di luar petunjuk.
Bahkan bukan tidak mungkin petunjuk yang diberikan sebenarnya tidak sesuai dengan kaidah dasar pembuatan cover letter. Tetapi karena itu adalah permintaan perusahaan, ada baiknya Anda mengikuti petunjuk yang diminta.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengirim Cover Letter?
Menurut Ambra Benjamin, seorang Tech Recruiting Leader, waktu yang tepat dan baik untuk seorang pelamar kerja mengirimkan cover letter ialah pada malam hari, setelah jam 9 malam di hari Selasa hingga Kamis.

Sumber: Quora
Mengapa malam hari? Menurutnya, mengirimkan cover letter pada malam hari akan membiarkan message Anda menunggu di kotak masuk atau dalam antrian perekrut di pagi hari.
Maka dengan begitu, lamaran Anda akan dibuka di pagi harinya ketika mereka masih fresh dan bersemangat dalam proses menyeleksi berkas.
Sementara jika Anda mengirimkannya di hari Senin, bisa saja Anda hanyalah mengejar ketertinggalan dan biasanya perekrut menutup tawaran, dan tidak responsif. Hal yang sama pun berlaku untuk hari Jumat.
Mengenai tindak lanjut, Ambra menyarankan untuk menindaklanjuti melalui pesan LinkedIn. Namun apabila Anda memiliki relasi dalam perusahaan yang Anda tuju, sebaiknya Anda meminta bantuan karyawan internal tersebut untuk merujuk lamaran Anda.
Umumnya cover letter yang bagus hampir selalu naik ke posisi teratas. Tetapi, untuk cover letter yang biasa-biasa saja, mungkin akan memerlukan sedikit dorongan dari referensi.
Referensi:
- Resume Mansion. Diakses pada 2024. Twenty statistics to show you why cover letters are important for your job search.
- Coursera Staff. Diakses pada 2024. How Long Should a Cover Letter Be and What Should Be Included?.
- Ambra Benjamin. Diakses pada 2024. What is the best time of day to email a cover letter and resume to a recruiter?.





